Tampilkan postingan dengan label post with song hints. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label post with song hints. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 08 Mei 2010

Song of The Month

Udah lumayan lama santo gak ngepost song of the month, lagi susah nyari lagu yang pas sih, tapi kayaknya sekarang lagi ada lagu yang pas, berikut:



Keane - Everybody's Changing

You say you wander your own land
But when I think about it
I don't see how you can

You're aching, you're breaking
And I can see the pain in your eyes
Since everybody's changing
And I don't know why.


So little time
Try to understand that I'm
Trying to make a move just to stay in the game

I try to stay awake and remember my name
But everybody's changing
And I don't feel the same.


You're gone from here
Soon you will disappear
Fading into beautiful light
'cause everybody's changing
And I don't feel right.


So little time
Try to understand that I'm
Trying to make a move just to stay in the game

I try to stay awake and remember my name
But everybody's changing
And I don't feel the same.


So little time
Try to understand that I'm
Trying to make a move just to stay in the game

I try to stay awake and remember my name
But everybody's changing
And I don't feel the same.


Ooo...
Everybody's changing
And I don't feel the same.



Nah, lagu ini diambil dari album keane yang mana gitu, udah lama sih lagunya, kira-kira pas waktu santo kelas 6 kali.

Di lagu ini mereka ngegambarin kalo dunia itu tempat yang dinamis, semua hal berubah dan semua orang juga berubah. Dan itu cukup ngegambarin keadaan santo dan abl (anak baru lulus) laennya. Dimana santo ngejalanin transisi dari smp ke sma sekarang, dan semuanya pasti bakal berubah banget.

Selama 3 taun ini santo udah berubah banget, dari anak kecil naif yang masih inosen sampe jadi remaja yang mood-moodan dan sarkatis. Ya, santo udah gak ngerasa lugu lagi, bisa dibilang gue udah tau terlalu banyak, tentang kejahatan-kejahatan, kebusukan-kebusukan, hal-hal yang ada di dunia ini.

Ya, santo berubah, gue aja sekarang udah gak ngerasa pantes ngomong aku-kamu (okay, it's not a big deal) padahal dulu pas sd pernah bernazar kalo santo bakal ngomong aku-kamu terus-terusan. Dan sekarang nyebut nama juga kayaknya cheesy banget, kayak di blog ini gue ngadressin diri sebagai "santo" dan itu kayaknya udah gak pantes buat anak sma, jadi mulai sekarang gue ngadressin diri sebagai "gue" aja di sini.

Okay, sekarang gue pengen nelaah lagunya aja dari lirik-lirik yang ada di situ.

And I can see the pain in your eyes
Since everybody's changing
And I don't know why.


Di verse yang ini mungkin dia ngegambarin tentang beratnya bagi dia untuk ngalamin perubahan, dia bisa ngeliat juga gimana sakitnya orang lain dalam menghadapi perubahan, semua orang orang berubah, dan dia gak tau kenapa.

So little time
Try to understand that I'm
Trying to make a move just to stay in the game

I try to stay awake and remember my name

Dan dia gak punya banyak waktu untung mempersiapkan diri menghadapi perubahan ini, bagaimana pun dia mesti bisa survive and stay in the game kayak orang lain. Walopun begitu dia tetep gak boleh ngelupain jati dirinya sendiri, dia gak boleh bermimpi doang kalo sebenernya gak ada hal yang berubah dan dia bisa stay di zona amannya. Gue pun begitu, gue udah keluar dari zona aman gue, gue udah berkali-kali ngeluarin aspirasi gue yang mungkin beda banget sama pendapat orang lain, ato malah berkata kata-kata gak pantes yang gak gue banget cuma biar bisa blending sama anak-anak lain.

Everybody's changing
And I don't feel the same.

Nah, ini dia kata kuncinya. Tentang bagaimana dia merasa gak bisa kayak orang lain, tentang dia merasa kalo orang-orang udah sangat berubah dan dia merasa terisolir. Sama halnya kayak gue, gue merasa udah ketinggalan jauh sama temen-temen, kalo dibanding temen-temen progress gue masih jauh, malah mengalami kemunduran kali selama 3 tahun ini.

Overall, yah, gue berbeda, dan mau apadikata tentang hal itu, udah berkali-kali gue nyoba untuk coba lebih mirip kayak remaja seusia gue, berusaha suka apa yang mereka suka, dan bertingkah laku kayak mereka. Oke, mungkin untuk beberapa hal gue itu gak ada bedanya sama mereka, tapi untuk gak sedikit hal juga gue berbeda sama mereka, dan itu kadang menyakitkan. Buat gue nyari temen itu susah, sementara temen-temen lama gue gak selamanya bisa nyaman sama gue, mereka pasti berubah, dan udah punya kelompok sendiri-sendiri.

Yah begitulah perubahan, gue cuma bisa berharap aja dalam bulan-bulan ke depan perubahan yang ada punya efek baik bagi gue, yah, gue cuma pengen berubah jadi orang yang lebih baik dari sekarang, gak tau deh nanti di perjalanannya gimana..

Jumat, 15 Januari 2010

Song Of The Month

Baru nyadar santo udah lama gak ngeblog, pasti gara-gara ada tumblr deh. Hehe, btw blog, walaupun kau mungkin kuduakan tapi aku janji akan menjadi laki-laki yang adil (apaan sih?).

Okay, langsung ke Song Of The Month aja, Song Of The Month kali ini adalah... JENGJERENGJENGJENGJENG.....


Paramore

Brick By Boring Brick

She lives in a fairy tale
Somewhere too far for us to find

Forgotten the taste and smell
Of a world that she's left behind

It's all about the exposure, the lens, I told her
The angles are all wrong now
She's ripping wings off of butterflies


Keep your feet on the ground
When your head's in the clouds


Well go get your shovel
And we'll dig a deep hole
To bury the castle, bury the castle
Go get your shovel
And we'll dig a deep hole
To bury the castle, bury the castle


Ba-da ba ba-da ba ba da

So one day, he found her crying
Coiled up on the dirty ground

Her prince finally came to save her
And the rest you can figure out
But it was a trick
And the clock struck twelve, well make sure
To build your house brick by boring brick
Or the wolf's gonna blow it down

Keep your feet on the ground...
When your head's in the clouds...

Well go get your shovel
And we'll dig a deep hole
To bury the castle, bury the castle
Go get your shovel
And we'll dig a deep hole
We'll bury the castle, bury the castle

Well you built up a world of magic
Because your real life is tragic
Yeah you built up a world of magic...


If it's not real
You can't hold it in your hand
You can't feel it with your heart
And I won't believe it
But if it's true
You can see it with your eyes
Oh, even in the dark
And that's where I want to be, yeah!


Go get your shovel
And we'll dig a deep hole
To bury the castle, bury the castle
Go get your shovel
And we'll dig a deep hole
To bury the castle, bury the castle

Ba-da ba ba-da ba ba da
Ba-da ba ba ba-da ba ba
[X3]
Ba-da ba ba-da ba ba da
Ba-da ba ba ba ba-ba ba ba




Seperti biasa santo ngehighlight hal-hal yang ngena ke santo.

Menurut santo lagu ini nyeritain soal mimpi-mimpi, dunia khayalan, sama keberuntungan yang sebenernya cuma fatamorgana. Di sini si cewek (the "she") itu punya segalanya, ato mungkin nyiptain segalanya. Dia ngerajut banyak mimpi, yang sebenernya cukup mustahil. Dia udah terlena hidup mewah en serba ada, dia ngarepin kalo dewi fortuna selalu mihak dia, padahal gak bakal kayak gitu.

So one day, he found her crying
Coiled up on the dirty ground

Her prince finally came to save her
And the rest you can figure out
But it was a trick
And the clock struck twelve, well make sure
To build your house brick by boring brick
Or the wolf's gonna blow it down


Nah, di part yang itu dia mulai ngerasain pahitnya kehidupan, kalo hidup itu gak bisa jalan sesuai yang dia mau, pasti ada pahitnya juga, gak mungkin manisnya doang. Jadi satunya satu-satunya jalan buat bahagia mesti kerja keras dulu, kalo mau ngebuild something mesti pake brick by boring brick. Mesti perlahan-lahan, gak bisa langsung jadi dan tiba-tiba semuanya langsung kollaps, kalo kayak gitu kan jadinya semu.

Dan soal mimpi, santo sadar kalo mimpi gak boleh kejauhan, mungkin waktu masih kecil wajar lah punya cita-cita yang tinggi, tapi lama-kelamaan kita bakal disadarin kalo mimpi mesti realistis, kalo bukan santo yang mutusin buat ngebunuh mimpi gak realistis itu, sooner or later life will kill it.

Selasa, 08 Desember 2009

About Contek-mencontek

Btw, ini posting santo yang ke-51, yaaaay!!

Santo kali ini pengen membahas tentang contek-mencontek, mumpung sekarang lagi ulum, jadi hal ini pasti banyak yang ngelakuin (okeh, ulum gak ulum tetep aja banyak yang ngelakuin).

Dulu kelas 7 santo gak pernah nyontek loh, ngomongnya aja masih aku-kamu, makanya buat beberapa orang itu ngebikin ilfil, dan sekarang santo ngerti apa alasannya. Santo disini make kata "santo" juga buat ngereduce penggunaan gue-guean, soalnya itu gak gue banget gitu (loh?). Sedangkan kalo disini santo makenya aku-akuan juga gak pantes gimanaa gitu, jadi, yaudah nulisnya santo aja.

Kelas 7 santo gak pernah nyontek, baik ulangan maupun pr. Terus kalo misalnya gak bawa buku, santo pasti nulis di agenda: saya lupa membawa buku ... dan saya berjanji tidak akan melakukannya lagi. Dan santo lakuin itu tanpa ada maksud yang jelas, pokoknya autis banget deh dulu. Sampe pernah dimarahin bu jae gara-gara gak ngerjain dimensi, abis santo gak mau nyalin punya temen, tapi juga menurut peraturan nurani santo waktu itu pr itu dikerjain di rumah, bukan di sekolah. Jadilah santo sering dimarahin beberapa guru gara-gara ke sekolah kayak gak niat.

Nah, di kelas 8 ini santo mulai contek-contekan en mulai ngomong gue-guean, gak tau gara-gara siapa... Di situ santo belajar untuk mencontek sesuai dengan norma-norma yang berlaku, berikut hasil pengamatan santo:
-sebagian besar orang gak suka kalo pekerjaannya (ulangan) dicontek mentah-mentah langsung ngeliat ke kertasnya, pengecualian cuma kalo buat pr
-sebagian orang (kalo ini lebih dikit sih) nganggep kalo ngebet ato nyontek dari buku itu agak tabu

Okeh, cuma segitu hasil pengamatan santo. Nah, santo pun akhirnya ngebikin peraturan perundang-undangan untuk mencontek sesuai norma yang berlaku buat diri santo. Jadi, santo cuma nyontek kalo dicontekin, yap. Jadi mata dibalas mata, gigi dibalas gigi. Konsepnya sih gitu aja. Jadi, misal: hari ini pr santo disalin orang, jadi besok santo gak usah ngerjain pr dan tinggal nyalin doang. Terus kalo misalnya ulangan, kali ini lebih strict lagi, jadi diitungnya per soal, misal: temen santo nanyain santo 2 soal, jadi santo limit nyonteknya cuma 2 soal doang.

Tapi sayangnya santo suka kebobolan, yang dicontekin malah lebih banyak daripada yang santo contek, trus kadang-kadang ada yang ngeliatin lembar jawaban santo, santo gak suka kalo kayak gitu. Kan kalo misalnya diliatin santo gak bisa ngira-ngira yang dicontek berapa soal, sedangkan santo agak kurang tega kalo ngeliatin punya orang.

Yah, begitu lah, buat santo nyontek aja ribet beneur, gimana kalo yang laen. Sebenernya santo gak suka nyontek, santo lebih baek ngasal atau tang-ting-tung (btw, tang-ting-tung santo maut loh) tapi yah jaman sekarang gak bakal bisa survive kalo gak ngasih contekan, ntar dibilang pelit sok alim blablabla, padahal kan gak gitu juga. Yang penting percaya ajalah dengan standar hal yang pantes dilakukan menurut diri masing-masing. Cause i gotta have faith faith faith, i gotta have faith faith faith..

Jumat, 09 Oktober 2009

Song of The Month



Yup, lagu kali ini judulnya Fuck You - Lily Allen, ini liriknya:

Look inside, look inside your tiny mind and look a bit harder

cause we’re so uninspired
so sick and tired
of all the hatred you harbor

so you say it’s not okay to be gay
well I think you’re just evil
you’re just some racist who can’t tie my laces
you’re point of view is medieval


Fuck you, fuck you very very much
cause we hate what you do
and we hate your whole crew
so please don’t stay in touch

fuck you, fuck you very very much
cause your words don’t translate

and it’s getting quite late
so please don’t stay in touch

do you get, do you get a little kick out of being small-minded?
you want to be like your father
it’s approval you’re after
well that’s not how you’ll find it


do you, do you really enjoy living a life that’s so hateful
cause there’s a hole where your soul should be
you’re losing control of it
and it’s really distasteful

Fuck you, fuck you very very much
cause we hate what you do
and we hate your whole crew
so please don’t stay in touch

Fuck you, fuck you very very much
cause your words don’t translate

and it’s getting quite late
so please don’t stay in touch

Look inside, look inside your tiny mind
and look a bit harder
cause we’re so uninspired
so sick and tired
of all the hatred you harbor


Fuck you, fuck you very very much
cause we hate what you do
and we hate your whole crew
so please don’t stay in touch


Fuck you, fuck you very very much
cause your words don’t translate

and it’s getting quite late
so please don’t stay in touch


That's it, my song of the month. I don't know why i chose this song, i'm not even ever saying any f word, but i'm just tired of all the sh't in this world, so i present this song for all the small-minded people with medieval range of thinking: "so long, fuckers"


Selasa, 18 Agustus 2009

Bond

Berhubung bentar lagi udah bulan puasa pertama-tama santo pengen minta maaf dulu ya kalo santo punya salah (dan salahnya itu banyak) dan bagi yang merasa punya salah sama santo, santo iklasin, santo maafin (mesti ada loh! awas aja lo ngaku gak punya salah sama gue).

Nah kali ini santo pengen ngomongin tentang bond (bukan james bond loh, bond doang) mereka itu kuartet musik klasik yang anggotanya campuran dari inggris sama ostrali. Santo baru buka website-nya dan ternyata mereka gak seperti yang santo bayangin, santo pikir tuh pemaen musik klasik kayak mereka itu jelek, mukanya pas-pasan, dll. Tapi ternyata bayangan santo langsung ilang setelah ngebuka website mereka dan ngeliat kalo ternyata mereka itu cakep-cakep en seksi-seksi, kesannya gak musik kasik banget gitu.

Ni cover album mereka yang classified


Tuh kan, jauh banget dari kesan klasik yang pasnya buat bapak-bapak berkumis. Emang sih secara teknis mereka gak bisa dibilang musisi klasik juga, orang di lagu-lagunya mereka banyak ngegunain synthesizer sama drum dan alat musik mereka juga bukan alat musik string kasik tapi udah yang elektrik. Tapi tetep aja untuk ukuran neo-classic mereka kerren banget.

Ni salah satu contoh performance-nya mereka...



Yah, gak bisa dipastiin si mereka beneran "ngegesek" apa nggak, bisa aja mereka "handsync" soalnya sumber suaranya juga kan dari speaker, tapi yang jelas performance mereka kerren banget. Mereka bisa ngebawa musik klasik yang identik dengan old-fashioned jadi gaya anak muda, apalagi mereka bisa ngebawainnya secara seksi lagi.

Kalo yang ini salah satu contoh music video mereka...





Ada yang udah pernah denger lagu ini sebelumnya? Santo juga sering denger gak tau dimana, dan baru tau kalo ternyata mereka yang mainin.

Jadi, kesimpulannya mereka kerren banget deh, udah gitu seksi sama charming.

Themselves or their music? I don't care, i falling in love with both

Minggu, 22 Maret 2009

Me = Alay?

Santo kali ini pengen ngebahas pendapat orang tentang santo. Ini ada orang, dia itu orangnya lumayan sering nyapa santo dulu, tapi sekarang gara-gara pembicaraan di facebook dia natep santo aja jijik gitu.

Santo waktu itu pernah ngomentarin tentang alay di notesnya seseorang di facebook. Di situ santo malah pro sama band-band alay. Sementara orang lain pada kontra ama kangen, dan band alay lainnya, cuma ada dua yang ngedukung, salah satunya santo. Santo sempet 3 kali ngepos disitu, dan kayaknya bagi seseorang yang nganggep santo non-alay itu agak kelewat batas, apalagi santo sampe nulis sukanya gede (SUKA). Dan si orang yang kayaknya jadi jijik ama santo nulis, "Iiih, santo. Gak nyangka yah."

Jujur santo gak pro-pro amat ama alay, bisa dibilang santo quo. Tapi bagi santo buat orang yang ngejek ato ngerasa jijik ampe berlebihan gitu terlalu lebai deh. Alay: anak alay, dangdut, kangen band, musik melayu. Bagi santo alay gak kayak gitu, dangdut nggak, dan mungkin musik melayu nggak juga. Tapi alay itu adalah kata yang tepat buat anak yang suka nyemok, sok-sokan menyukai sesuatu yang dia gak suka, suka tawuran, dikit-dikit berantem, suka ngegeret mobil, ngejer-ngejer mobil kalo lewat, dan yah pokoknya yang kayak gitu deh perilakunya.

Santo juga cuma menyukai apa yang santo suka, terserah itu alay maupun nggak, santo bukan orang shallow-minded yang membedakan sesuatu ke alay atau nggak. Lebih ke santo suka atau nggak, kalo santo suka kenapa nggak? Santo nggak takut untuk mengakui, nggak ada imej yang mesti dijaga, popularitas santo juga "zero".

Dangdut juga okay, udah nonton dangdut in america? Kerren khan dangdut udah nyampe Amerika segala, mungkin di masa depan dangdut bisa kayak reggae yang dari Jamaika udah nyampe di Indonesia, who knows? Santo gak mau musik asli Indonesia itu mati. Santo juga suka beberapa lagu dangdut: belah duren (ehem), pandangan pertama, wakuncar, dan banyak lagi. Emang kesannya ini musik kelas bawah, soalnya target mereka juga masyarakat kelas bawah, gak salah kok kalo masyarakat menengah kayak kita suka. Kayak musik klasik aja, ditujukannya ke orang dewasa kelas atas, tapi santo suka. Symphony no.7, Symphony no. 9, Gavotte, Humoreske keren. Atau musik adult contemporary? Santo juga suka padahal ditujukan sama orang dewasa, kayak Feist, Robyn, Keane, Depeche Mode itu kerren.

Jadi terserah buat si shallow-minded itu ngejudge santo gimana. "I'm just being me like I said a thousand times before..."